SITIH : Tradisi Menjadi Kepercayaan
Kita sering melihatnya, bahkan mungkin sudah terbiasa. Tapi pernah nggak kamu benar-benar bertanya—tanya kapan sirih berubah dari sekadar tradisi… menjadi sesuatu yang dipercaya?
Apakah itu memang memiliki makna,
atau karena kita sudah terlalu lama menerimanya tanpa bertanya?
Mungkin bukan sirih yang berubah,
tapi cara kita memaknainya.
Seperti diingatkan dalam 1 Tesalonika 5:21 “Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.”
Jadi… kamu ada di sisi yang mana?
Mengikuti, atau mulai memahami?
yukk mari bahas bersama di kelompok kecil kita dan tinggal komennya juga ya kompell๐ค
Komentar
Posting Komentar