SITIH : Tradisi Menjadi Kepercayaan Kita sering melihatnya, bahkan mungkin sudah terbiasa. Tapi pernah nggak kamu benar-benar bertanya—tanya kapan sirih berubah dari sekadar tradisi… menjadi sesuatu yang dipercaya? Apakah itu memang memiliki makna, atau karena kita sudah terlalu lama menerimanya tanpa bertanya? Mungkin bukan sirih yang berubah, tapi cara kita memaknainya. Seperti diingatkan dalam 1 Tesalonika 5:21 “Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.” Jadi… kamu ada di sisi yang mana? Mengikuti, atau mulai memahami? yukk mari bahas bersama di kelompok kecil kita dan tinggal komennya juga ya kompellπ€
Shalom teman-teman pelayanan π Apa kabarnya hari ini? Semoga tetap semangat yaa π Kali ini kita mau bahas sedikit tentang etika berpakaian. Sebenarnya ini bukan hal baru, kita semua pasti sudah sering dengar. Tapi penting untuk diingat lagi bahwa cara kita berpakaian juga merupakan bagian dari kesaksian hidup kita sebagai mahasiswa Kristen. Berpakaian bukan sekadar mengikuti aturan atau tren. Lebih dari itu, apa yang kita kenakan bisa mencerminkan bagaimana kita menghargai Tuhan dan juga orang-orang di sekitar kita πΏ π Pakaian sebagai pesan Tanpa perlu banyak bicara, cara kita berpakaian sudah bisa memberi kesan dan menggambarkan siapa kita. Nah, sekarang jadi pertanyaan buat kita semua: Apakah berpakaian sopan membuat kita terlihat kaku, atau justru memperlihatkan wibawa serta identitas kita sebagai anak Tuhan? π€ Yuk, share pendapatmu di kolom komentar!