KETIKA REKENING TIDAK BISA DIAKSES: SIAPA DAN MENGAPA? Kita mungkin sering mendengar berita tentang rekening yang diblokir atau ditunda transaksinya. Tapi pernah nggak kita benar-benar bertanya—siapa yang meminta, dan mengapa hal itu dilakukan? Rekening milik Koordinator AMPB, Supriyono alias Botok, sempat tidak dapat digunakan. Dari sini muncul pertanyaan tentang kewenangan, dasar hukum, dan transparansi dalam prosesnya. Lalu, apakah kita cukup hanya mengetahui beritanya? Atau kita perlu melihat lebih jauh, memahami fakta, dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan? Seperti yang diingatkan dalam Amsal 31:9a: “ Bukalah mulutmu, ambillah keputusan secara adil dan berikanlah keadilan .” Jadi... ketika kita menemukan isu seperti ini, kita ada di sisi yang mana? Ikut berpendapat, atau mulai mencari dan memahami? Yuk, mari bahas bersama di kelompok kecil kita dan tinggalkan pendapatmu juga ya, kompell ๐ค
SIRIH : Tradisi Menjadi Kepercayaan Kita sering melihatnya, bahkan mungkin sudah terbiasa. Tapi pernah nggak kamu benar-benar bertanya—tanya kapan sirih berubah dari sekadar tradisi… menjadi sesuatu yang dipercaya? Apakah itu memang memiliki makna, atau karena kita sudah terlalu lama menerimanya tanpa bertanya? Mungkin bukan sirih yang berubah, tapi cara kita memaknainya. Seperti diingatkan dalam 1 Tesalonika 5:21 “Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.” Jadi… kamu ada di sisi yang mana? Mengikuti, atau mulai memahami? yukk mari bahas bersama di kelompok kecil kita dan tinggal komennya juga ya kompell๐ค