Langsung ke konten utama

MADING KI EDISI I 2023

Shalom komponen pelayananπŸ˜‡


Apa kabarnya hari-hari ini❓❓

Semoga kita masih tetap merasakan sukacita yang luar biasa ya kompel untuk menjalani hari-hari kitaπŸ˜€

Mari saat ini kita mengucap syukur untuk kesehatan dan hari baru yang masih boleh kita rasakanπŸ€—

Ohiyaa nih kompel, pernah dengar kata "kesabaran setipis tisu" ga?

Apasih artinya?🫑

Mmm...πŸ€” Yuk, yuk kita simak topik menarik ini bersama mading KI Edisi I ini

⬇️⬇️⬇️

Selamat membaca, membahas dan menanggapi kompel😊

Terima kasihπŸ™












Komentar

  1. Ternyata marah bukan dosa, tetapi bisa mendatangkan dosaπŸ‘ terima kasih atas bahan perenungan nyaπŸ˜‡

    BalasHapus
  2. Kesabaran satu hal yang mudah tapi sulit dilakukan ya. Terimakasih pengurus sudah mengingatkan untuk selalu bersabar. Semangat buat kita πŸ˜‰

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Kita harus jadi lebih penyabar, agar tidak mendatangkan dosa

    BalasHapus
  5. Yang Diperhatikan Evi27 Februari 2023 pukul 21.52

    Kesabaran itu bukan karunia atau talenta. Kita tidak bisa memperoleh kesabaran jika tidak mengalami keadaan yang membuat kita menjadi sabar. Keadaan itu tidak terjadi hanya sekali tapi bisa saja berulang-ulang. Sama halnya seperti Salomo yang meminta kepada Tuhan hikmat kebijaksanaan. Tuhan memberikan persoalan agar Salomo dapat berhikmat dan bijaksana. Belajar dan berlatihlah untuk sabar, minta Tuhan yang menolong.

    BalasHapus
  6. Jadi, kita sebagai orang percaya harus memiliki kesabaran dalam segala hal.
    Karena telah dikatakan juga dalam Galatia 5:22 bahwa salah satu buah roh itu adalah kesabaran.

    BalasHapus
  7. Thank you pengurus atas renungannya
    Mari belajar melatih kesabaran

    BalasHapus
  8. Terimakasih telah mengingatkanπŸ€— kesabaran itu pahit, tetapi buahnya manis. Karna bukan hal yg mudah untuk menjadi orang sabar, tetapi ada banyak hal manis yg bisa dinikmati ketika kita menjadi orang yg sabar

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mading KI edisi 1

‼️ MADING KI EDISI I‼️ SEAblings: Solidaritas atau Sekadar Tren? Shalom Komponen Pelayanan πŸ˜‡ Bagaimana kabarnya hari ini kompel? Kiranya tetap sehat dan penuh sukacita ya πŸ€πŸ€ SEAblings berasal dari kata SEA (Southeast Asia) dan siblings (saudara). Istilah ini digunakan sebagai simbol solidaritas netizen di kawasan Asia Tenggara, dan banyak muncul di platform seperti X dan TikTok. Fenomena ini menunjukkan semangat persatuan. Namun sebagai orang percaya, kita perlu bertanya: Apakah sikap kita di media sosial sudah mencerminkan kasih? Apakah kita menjadi pembawa damai atau justru ikut terbawa emosi? Yuk berikan komentar mu di bawah  ya Kompel πŸ˜‰ Dan jangan juga untuk membahas Mading KI ini di kelompok kecil bersama PKK, AKK, Dan KTB kita ya Kompel. Tetap semangat πŸ’ͺ🏻πŸ’ͺ🏻,Tuhan Memberkati 🌿♥️πŸ˜‰πŸŒΏ

MD.KI II Demokrasi

" Apakah kebebasan berpendapat benar-benar aman di tengah demokrasi hari ini? Shalom Kompellll!!πŸ€— kembali lagi bersama MDKI II hmm kli ini kita ada hal baru lohh dan juga lagi jadi bahan perbincangan nihh akan Demokrasi tentang HAM... wahhhh kira" ada apa ya dengan Ham ?? πŸ€” Yukkk mari simak bersama MDKI kali ini agar kita dapat Tahu apa sih yang terjadi dengan HAM jangan lupa di baca dan dibahas di kelompok Kecil kita ya Kompel Dan jangan lupa juga untuk meninggalkan jejak baca mu dengan memberikan Komentar terbaik mu πŸ˜‰πŸ«°πŸ»

ETIKA BERPAKAIAN: Cermin Kasih & Identitas kita

Shalom teman-teman pelayanan πŸ™Œ Apa kabarnya hari ini? Semoga tetap semangat yaa πŸ˜„ Kali ini kita mau bahas sedikit tentang etika berpakaian. Sebenarnya ini bukan hal baru, kita semua pasti sudah sering dengar. Tapi penting untuk diingat lagi bahwa cara kita berpakaian juga merupakan bagian dari kesaksian hidup kita sebagai mahasiswa Kristen. Berpakaian bukan sekadar mengikuti aturan atau tren. Lebih dari itu, apa yang kita kenakan bisa mencerminkan bagaimana kita menghargai Tuhan dan juga orang-orang di sekitar kita 🌿 πŸ™Œ Pakaian sebagai pesan Tanpa perlu banyak bicara, cara kita berpakaian sudah bisa memberi kesan dan menggambarkan siapa kita. Nah, sekarang jadi pertanyaan buat kita semua: Apakah berpakaian sopan membuat kita terlihat kaku, atau justru memperlihatkan wibawa serta identitas kita sebagai anak Tuhan? πŸ€” Yuk, share pendapatmu di kolom komentar!