Langsung ke konten utama

Mading KI (Edisi VI)

Shalom, kakak, abang dan teman-temanπŸ˜‡

Edisi VI Mading KI sudah terbit loh, kompel!πŸ˜„

Yuk, mari kita bahas bersama-sama dengan PKK, KTB dan AKK kita di kelompok kecil!πŸ˜‡

Kita bisa membahasnya sembari bahas bahan atau hal lainnya juga kok😁

Selamat membaca dan membahasnya di kelompok kecil, teman-teman!

Jangan lupa tinggalkan komentarmu yaaπŸ˜„













Komentar


  1. Terimakasih, sangat berguna untuk orang orang yang sedang tidak mental health, dimana saya dapat mengetahui apakah mental saya sedang baik atau tidak

    BalasHapus
  2. @debbyprb semangat yang suka overthinking, semoga semakin berhikmat dalaam setiap keadaan yang ada, Love my self 😁 #CoramDeoSmallGroup

    BalasHapus
  3. Menjalani hari-hari fengan penuh penikmatan dan selalu bersyukur dengan apa yang terjadi dan dengan apa yang ada. Tuhan pasti mampukan kita jadi jangan lupa untuk selalu berserah dan mengandalkan Dia disetiap kehidupan kita.
    GBUπŸ˜‡
    #Coram Deo SGπŸ€—πŸ₯°

    BalasHapus
  4. Thanks min ntuk Materi nya.... Yang paling penting mmg penerimaan diri... Berdamai dengan diri... Dan positif thinking untuk apapun yang terjadi...
    πŸ€—πŸ€—

    BalasHapus
  5. Wahhh, madingnya sangat menarik, apalagi jaman sekarang banyak sekali orang berpikir kalau mental health itu gak penting, dan masih banyak juga yang menghiraukan dan ternyata salah satu pengidap metal health tersebut. Mading ini juga sangat membantu untuk mencegah terjadinya mental health pada kita.
    Dari mading ini belajar mental health dapat terjadi dari faktor yang bahkan tidak kita duga, contohnya kurang percaya diri, tidak bersyukur atas yang ada pada dirinya, selalu overthinking dan tidak mencintai diri sendiri serta lebih memikirkan pikiran orang lain terhadap kita. Terimakasih kakak abang pengurus, madingnya sangat bermanfaat. God bless us.
    Salam dari Coram Deo Sg

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mading KI edisi 1

‼️ MADING KI EDISI I‼️ SEAblings: Solidaritas atau Sekadar Tren? Shalom Komponen Pelayanan πŸ˜‡ Bagaimana kabarnya hari ini kompel? Kiranya tetap sehat dan penuh sukacita ya πŸ€πŸ€ SEAblings berasal dari kata SEA (Southeast Asia) dan siblings (saudara). Istilah ini digunakan sebagai simbol solidaritas netizen di kawasan Asia Tenggara, dan banyak muncul di platform seperti X dan TikTok. Fenomena ini menunjukkan semangat persatuan. Namun sebagai orang percaya, kita perlu bertanya: Apakah sikap kita di media sosial sudah mencerminkan kasih? Apakah kita menjadi pembawa damai atau justru ikut terbawa emosi? Yuk berikan komentar mu di bawah  ya Kompel πŸ˜‰ Dan jangan juga untuk membahas Mading KI ini di kelompok kecil bersama PKK, AKK, Dan KTB kita ya Kompel. Tetap semangat πŸ’ͺ🏻πŸ’ͺ🏻,Tuhan Memberkati 🌿♥️πŸ˜‰πŸŒΏ

MD.KI II Demokrasi

" Apakah kebebasan berpendapat benar-benar aman di tengah demokrasi hari ini? Shalom Kompellll!!πŸ€— kembali lagi bersama MDKI II hmm kli ini kita ada hal baru lohh dan juga lagi jadi bahan perbincangan nihh akan Demokrasi tentang HAM... wahhhh kira" ada apa ya dengan Ham ?? πŸ€” Yukkk mari simak bersama MDKI kali ini agar kita dapat Tahu apa sih yang terjadi dengan HAM jangan lupa di baca dan dibahas di kelompok Kecil kita ya Kompel Dan jangan lupa juga untuk meninggalkan jejak baca mu dengan memberikan Komentar terbaik mu πŸ˜‰πŸ«°πŸ»

ETIKA BERPAKAIAN: Cermin Kasih & Identitas kita

Shalom teman-teman pelayanan πŸ™Œ Apa kabarnya hari ini? Semoga tetap semangat yaa πŸ˜„ Kali ini kita mau bahas sedikit tentang etika berpakaian. Sebenarnya ini bukan hal baru, kita semua pasti sudah sering dengar. Tapi penting untuk diingat lagi bahwa cara kita berpakaian juga merupakan bagian dari kesaksian hidup kita sebagai mahasiswa Kristen. Berpakaian bukan sekadar mengikuti aturan atau tren. Lebih dari itu, apa yang kita kenakan bisa mencerminkan bagaimana kita menghargai Tuhan dan juga orang-orang di sekitar kita 🌿 πŸ™Œ Pakaian sebagai pesan Tanpa perlu banyak bicara, cara kita berpakaian sudah bisa memberi kesan dan menggambarkan siapa kita. Nah, sekarang jadi pertanyaan buat kita semua: Apakah berpakaian sopan membuat kita terlihat kaku, atau justru memperlihatkan wibawa serta identitas kita sebagai anak Tuhan? πŸ€” Yuk, share pendapatmu di kolom komentar!